JAYUS (BERKOPYAH) & HARDI. Selamat mengemban tugas baru.

Jayus Jadi Nahkoda Baru Muslok Penglok Bangkalan

PROFIL

Masa jabatan ketua Penglok PPMBSI Bangkalan sudah berakhir beberapa bulan lalu. Mania andhokan Bangkalan yang saat ini mulai bangkit kembali dan turun gunung ke lapangan balapan, membuatnya bergerak ingin kembali memiliki ketua Penglok, dengan harapan. Apa yang diharapkan di dunia andhokan bisa terayomi.
Misalnya, untuk gelaran lomba Liga Jatim. Sebab, Pengda PPMBSI Jatim tidak akan memberikan lomba, jika dalam suatu kabupaten tersebut tidak memiliki ketua Penglok. Sebab, ketua Penglok yang bertanggung jawab atas terselenggaranya lomba tersebut.
Kini, Penglok Bangkalan yang sebelumnya di nahkodai oleh Hardi, mania asal Arusbaya dalam berapa bulan lalu masa jabatannya sudah habis. perlu pemilihan ketua baru. Meskia nantinya, Hardi terpih kembali tak menjadi soal, terpenting harus ada pemilihan kembali, sehingga aturan organisasi bisa di jalankan.
Selasa, 12 Desember 2017, tepatnya di Rumah makan Burneh Bangkalan, sekitar 21 perwakilan tim hadir guna menyaksikan jalannya Muslok. Tim ini meliputi dari berbagai kecamatan yang ada. Ada sekitar 7 perwakilan kecamatan yang hadir.

PESERTA MUSLOK. Siap bersaing di trek balap.
PESERTA MUSLOK. Siap bersaing di trek balap.

“Disini yang hadir kan sekitar 21 tim. Sebaiknya yang memilih ketua Penglok 21 tim ini. Jangan model per kecamatan, sebab sebagian yang hadir disini mewakili tim mereka. Jangan sampai mereka tidak mendapat hak pilih. Buat apa hadir, kalu tidak bisa memilih,” terang Jayus, dari Pagi Sore team kepada peserta Muslok saat itu.
Akhirnya disepakati, bahwa yang memilih ketua Penglok baru nantinya, 21 tim yang hadir. Setelah dilakukan pengumpulan data, siapa yang nantinya bakal menjadi calon ketua Penglok. Akhirnya, mengerucut ke saudara Jayus (Pagi Sore Team) dan Herman (Regent Team).
Tepat pukul 21.45 wib, pembacaan terhadap kupon pilihan dibacakan oleh saudara Lalak Sapura, Kasi Lomba Pengda PPMBSI Jawa Timur. Setelah dilakukan perhitungan, hasil akhir Jayus mendapat 13 suara, sedangkan Herman 8 suara. Dengan demikian, Jayus sebagai ketua Penglok PPMBSI Bangkalan masa bhaksi 2017-2019.
Dalam sambutannya, meminta kepada mania yang hadir saat ini, juga ikut berperan serta dalam memajukan dunia andhokan di Bangkalan. Kita sebagai ketua, hanya melayani apa yang diinginkan oleh para mania di Bangkalan. Dengan harapan, hobi merpati balap di Bangkalan bisa berkembang kembali dengan pesat.
“Jangan hanya saya saja yang bergerak. Semua mania andhokan di Bangkalan harus bergerak. Hobi ini milik kita bersama, bukan milik ketua Penglok. Oleh sebab itu, mari kita bangun bersama-sama, sehingga nantinya dunia merpati balap di Bangkalan bisa berkembang dengan pesat,” tutur Jayus mantap.
Hal yang sama dilontarkan oleh mantan ketua Pengda PPMBSI Jawa Timur, saudara Mif (bos Ambami Team Arusbaya), maju tidaknya suatu organisasi, tergantung dari dukungan mania yang ada di daerah tersebut (dalam hal ini Kab.Bangkalan).

SUASANA MUSLOK. Kompak dan siap berkompetisi di event besar.
SUASANA MUSLOK. Kompak dan siap berkompetisi di event besar.

Lewat dukungan penuh, maka hobi andhokan di Bangkalan akan melaju pesat. Bisa dilihat tahu depan, untuk pembalap Bangkalan bakal lebih kuat, sebab kompetisi dilapangan lebih tertata.
Selanjutnya, dalam kesempatan yang sama, Ketua Penglok pun memilih para anggotanya. Mulai dari penasehat sampai kasi lomba, bahkan humas. Dari susunan angggota Penglok, hampair 90 persen yang hadir di Muslok kita masukkan semua. Janga hanya memilih ketua Penglok, mereka pun harus ikut bertanggung jawab di dalamnya, Sehingga kita bekerja sama.
“Ibaratnya gotong royong demi majunya dunia anhokan di Bangkalan,” terangnya.
Setelah sudah lengkap susunan anggota Penglok Bangkalan, sebagai penutup acara dilakukan doa bersama. Dengan harapan roda organisasi Penglok Bangkalan berjalan lancar dan sukses. Dalam dekat-dekat ini menjadi tuan rumah “Liga Jatim bersatu 2017” sesi kedua, putaran kedua.
Tepat pukul 22,15 wib, Muslok Penglok Bangkalan di tutup.

bagikan :

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.